Manajemen Berbasis
Sekolah
Pada hari Senin,
tanggal 3 oktober 2011 saya mengikuti perkuliahan Manajemen Pendidikan Nasional
di ruang 306 gedung Daksinapati Fakultas Ilmu Pendidikan yang di ajarkan oleh
Bapak Amril Muhammad, S.E, M.Pd.
DI pertemuan kelima ini bapak Amril menjelaskan tentang “Manajemen Berbasis Sekolah”.
Latar belakang dilaksanakannya MBS :
1. Program peningkatan mutu pendidikan telah
dilaksanakan selama 6 pelita dengan investasi cukup besar, namun mutu
pendidikan masih rendah.
2. Sekolah lebih tahu kelebihan , kelemahan, dan kebutuhan
dirinya.
3. Pengamatan terhadap sekolah bermutu dan sekolah
yang turun mutunya.
4. Pembinaan pendidikan selama ini lebih bersifat
“input oriented”.
5. Regulasi birokrasi terhadap penyelenggaraan
pendidikan terlalu ketat.
6. Partisipasi masyarakat belum optimal.
7. Hasil studi tentang “effective schools”.
Selanjutnya
Bapak Amril menjelaskan tentang Dampak kebijakan Manajemen Sentralistik (
sebelum reformasi ), sikap dan perilaku pada sekolah seperti :
1.
Hanya
mengikuti peraturan, tunggu petunjuk, pasif.
2.
Inisiatif
dan kreativitas kurng berkembang.
3.
Tanggung
jawab kurang (cenderung melempar tanggung jawab ke atas).
4.
Bersikap
birokratik (meniru praktek dari atas).
5.
Bekerja
mekanistik, repetitive.
6.
Semangat
bekerja kurang (kurang motivasi) karena tidak ada suasana kompetitif.
7.
Aspirasi
kurang direspon atas (ide pembaharuan, budaya, spiritual, dn sosial ekonomi).
Karakteristik
Manajemen Berbasis Sekolah
:
-
Kemandirian
-
Pendayagunaan
sumber
-
Transparasi
-
Akuntabilitas
Esensi
Umum MBS :
·
Ada
“framework” (kerangka acuan) nasional.
·
Ada
“national lines” (garis besar pedoman secara nasional).
·
Perbedaan
penggelolaan sekolah negeri dan swasta tidak terlalu besar.
·
MBS
tidak dengan sendirinya (otomatis) meningkatkan mutu pendidikan kalau hanya
ditafsirkan secara harfiah sebagai devolusi kewenangan dari pusat ke sekolah
serta tidak disertai kesadaran akan mutu pendidikan, sehingga diperlukan
manajemen mutu pada tingkat sekolah dengan strategi “effective schools”.
Ciri
Sekolah yang efektif yaitu harus :
Ø Lingkungan tertib dan aman
Ø Visi, misi, dan target yang jelas
Ø Kepemimpinan yang kuat
Ø Pengembangan staf
Ø Tingkat harapan yang tinggi
Ø Evaluasi untuk perbaikan proses belajar mengajar
Ø Partisipasi orangtua dan masyarakat
Ø Ada komitmen untuk bersama-sama meningkatkan mutu
Langkah-Langkah
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah:
§ Evaluasi diri (self-assesment)
§ Perumusan visi, misi, dan target mutu yang jelas
§ Perencanaan program kegiatan
§ Monitoring dan evaluasi program
§ Penetapan target mutu baru
Kontrol
pelaksanaan:
a. Transparansi manajemen sekolah
b. Akuntabilitas
c. Benchmarking ( evaluasi internal / eksternal )
Referensi:
Penjelasan dari Bapak Amril Muhammad, S.E, M.Pd
Tidak ada komentar:
Posting Komentar